Buka 24 jam - Minggu Tetap Buka - Kecuali hari besar
Beranda » Tasbih wali biji Pisang » Tasbih wali karomah sunang bonang – Bahan biji Pisang

Tasbih wali karomah sunang bonang – Bahan biji Pisang

Ditambahkan pada: 17 Januari 2018 / Kategori:
Kode : -
Berat : 0.5 kg
Stok : Ready Stock
Dilihat : 70 kali
Review : Belum ada review
Rp 750.000
Pesan!
Pesan melalui SMS? Klik SMS

Bagikan informasi tentang Tasbih wali karomah sunang bonang – Bahan biji Pisang kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Tasbih wali karomah sunang bonang – Bahan biji Pisang

Khasiat Tasbih Biji Pisang Sunan Bonang

Khasiat Tasbih Biji Pisang Sunan Bonang

Khasiat Tasbih Biji Pisang Sunan Bonang  ini sungguh banyak sekali dan diantaranya seperti yang sudah disebutkan dibawah. Tasbih biji pisang sendiri merupakan salah satu tasbih kesayangan yang sering dipakai oleh Sunan Bonang guru dari Sunan Kalijaga. Tasbih biji pisang ini sunguh indah serta terkesan elegan dan benar-benar asli terbuat dari biji pisang.

Khasiat Tasbih Biji Pisang Sunan Bonang

Khasiat Tasbih Biji Pisang Sunan Bonang ini mempunyai Khasiat Insya Allah untuk meningkatkan kekuatan bathiniyah sehingga mudah dalam mempelajari ilmu hikmah, meningkatkan kecerdasan spiritual, membangkitkan khodam pendamping, media menembus dimensi goib, meningkatkan kesabaran tingkat tinggi, menjauhkan rasa emosi, memudahkan konsentrasi, menebalkan iman dan taqwa, memancarkan aura charisma wibawa agung, memunculkan aura pengasih, menambah kepercayaan diri, keselamatan, perlindungan, anti sihir, pengusir jin jahat, kelancaran rezeki, media menarik pelanggan ataupun pembeli datang ketempat usaha, keharmonisan rumah tanggah, kemudahan mendapat ilham dan berkah, mudah mendapat Mujizat, kemudahan mendapat anugerah langsung dari Allah SWT.

Khasiat Tasbih Biji Pisang Sunan Bonang

Berasal Dari Bahan : Biji Pisang Asli.
Bentuk Tasbih : Biji Setengah Lingkaran.
Isi Tasbih : 99
Ukuran : 10x9x11 Milimeter.
Stok produk barang ini : Jumlah Terbatas.

Sunan Bonang

Sunan Bonang dilahirkan pada tahun 1465, dengan nama Raden Maulana Makdum Ibrahim. Dia adalah putra Sunan Ampel dan Nyai Ageng Manila. Bonang adalah sebuah desa di kabupaten Rembang. Nama Sunan Bonang diduga adalah Bong Ang sesuai nama marga Bong seperti nama ayahnya Bong Swi Hoo alias Sunan Ampel.

Sunan Bonang wafat pada tahun 1525 M, dan saat ini makam aslinya berada di Desa Bonang. Namun, yang sering diziarahi adalah makamnya di kota Tuban. Lokasi makam Sunan Bonang ada dua karena konon, saat dia meninggal, kabar wafatnya dia sampai pada seorang muridnya yang berasal dari Madura. Sang murid sangat mengagumi dia sampai ingin membawa jenazah dia ke Madura. Namun, murid tersebut tak dapat membawanya dan hanya dapat membawa kain kafan dan pakaian-pakaian dia. Saat melewati Tuban, ada seorang murid Sunan Bonang yang berasal dari Tuban yang mendengar ada murid dari Madura yang membawa jenazah Sunan Bonang. Mereka memperebutkannya. Dalam Serat Darmo Gandhul, Sunan Bonang disebut Sayyid Kramat merupakan seorang Arab keturunan Nabi Muhammad.

Karya Sastra Sunan Bonang

Sunan Bonang banyak menggubah sastra berbentuk suluk atau tembang tamsil. Antara lain Suluk Wijil yang dipengaruhi kitab Al Shidiq karya Abu Sa’id Al Khayr. Sunan Bonang juga menggubah tembang Tamba Ati (dari bahasa Jawa, berarti penyembuh jiwa) yang kini masih sering dinyanyikan orang.

Ada pula sebuah karya sastra dalam bahasa Jawa yang dahulu diperkirakan merupakan karya Sunan Bonang dan oleh ilmuwan Belanda seperti Schrieke disebut Het Boek van Bonang atau buku (Sunan) Bonang. Tetapi oleh G.W.J. Drewes, seorang pakar Belanda lainnya, dianggap bukan karya Sunan Bonang, melainkan dianggapkan sebagai karyanya.

Dia juga menulis sebuah kitab yang berisikan tentang Ilmu Tasawwuf berjudul Tanbihul Ghofilin. Kitab setebal 234 hlmn ini sudah sangat populer dikalangan para santri.

Sunan Bonang juga menggubah gamelan Jawa yang saat itu kental dengan estetika Hindu, dengan memberi nuansa baru. Dialah yang menjadi kreator gamelan Jawa seperti sekarang, dengan menambahkan instrumen bonang. Gubahannya ketika itu memiliki nuansa dzikir yang mendorong kecintaan pada kehidupan transedental (alam malakut). Tembang “Tombo Ati” adalah salah satu karya Sunan Bonang.

Dalam pentas pewayangan, Sunan Bonang adalah dalang yang piawai membius penontonnya. Kegemarannya adalah menggubah lakon dan memasukkan tafsir-tafsir khas Islam. Kisah perseteruan Pandawa-Kurawa.

Keilmuan Sunan Bonang

Sunan Bonang juga terkenal dalam hal ilmu kebathinannya. Ia mengembangkan ilmu (dzikir) yang berasal dari Rasullah SAW, kemudian dia kombinasi dengan kesimbangan pernapasan yang disebut dengan rahasia Alif Lam Mim ( ا ل م ) yang artinya hanya Allah SWT yang tahu. Sunan Bonang juga menciptakan gerakan-gerakan fisik atau jurus yang Dia ambil dari seni bentuk huruf Hijaiyyah yang berjumlah 28 huruf dimulai dari huruf Alif dan diakhiri huruf Ya’. Ia menciptakan Gerakan fisik dari nama dan simbol huruf hijayyah adalah dengan tujuan yang sangat mendalam dan penuh dengan makna, secara awam penulis artikan yaitu mengajak murid-muridnya untuk menghafal huruf-huruf hijaiyyah dan nantinya setelah mencapai tingkatnya diharuskan bisa baca dan memahami isi Al-Qur’an. Penekanan keilmuan yang diciptakan Sunan Bonang adalah mengajak murid-muridnya untuk melakukan Sujud atau Salat dan dzikir. Hingga sekarang ilmu yang diciptakan oleh Sunan Bonang masih dilestarikan di Indonesia oleh generasinya.

Tasbih Biji Pisang Sunan Bonang

Sepanjang hidupnya, Sunan Bonang selalu mengajak orang untuk berbuat baik dan berusaha mendekatkan diri kepada sang khalik. Termasuk kebiasaannya berdzikir disepanjang waktu menggunakan tasbih.

Dalam buku Islam Pesisir karangan Nur Syam diceritakan, pada suatu waktu Sunan Bonang sedang khusuk berdzikir di beranda masjid. Tiba-tiba tali tasbih yang digunakannya putus. Spontan butiran tasbih yang semula terangkai bagus, langsung tercecer kemana-mana. Karena rasa sayangnya kepada tasbih, Sunan Bonang dibantu oleh beberapa muridnya mencari dan mengumpulkan butiran tasbih tersebut. Setelah sekian lama mencari, Sunan Bonang hanya berhasil menemukan 99 dari 100 butir tasbih. Karena tidak kunjung ketemu, Sunan Bonang akhirnya mengikhlaskan yang satu butir tasbihnya.

Beberapa waktu setelah kejadian, Sunan Giri yang mendengar kabar itu kemudian ikut membantu mencari satu butir terakir tasbih. Setelah bersusah payah mencari, akhirnya ketemulah satu butir tasbih. Mengetahui butiran tasbihnya sudah didapat semua, Sunan Bonang tidak lantas bergembira. Dengan nada bijak, Sunan Bonang berkata “Biarlah satu biji yang ini di tanam saja, agar tumbuh anak cucu pohon pisang penghasil biji di sini dan akan banyak manfaatnya”.

Akhirnya satu butir tasbih yang merupakan biji Pisang itu ditanam di pekarangan masjid. Dalam perkembangannya, butir tasbih itu tumbuh menjadi sebuah pohon pisang yang hanya menghasilkan buah pisang berbiji besar. Berbeda dengan pohon pisang pada umumnya, pisang Sunan Bonang memiliki kelebihan yang hanya bisa dibudidayakan di pekarangan masjid. Selain itu cara pengembangbiakannya juga dilakukan dengan menanam bijinya.

Belum ada review untuk Tasbih wali karomah sunang bonang – Bahan biji Pisang

Silahkan tulis review Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

12345

Produk Terkait Tasbih wali karomah sunang bonang – Bahan biji Pisang

Temukan Kami

Profil Singkat

Kerja Toko online Hidayah dalam memberikan pelayanan kepada pembeli setiap jam kerja melayani customer sepenuh hati secara Online.dibantu beberapa tim Karyawan yang Ahli,seperti Packing Paket,Fotografer,dan admin,Mbak Nur sendiri sebagai pemilik toko online Hidayah yang sudah mendapatkan kepercayaan pengiriman baik dari dalam negeri dan luar negeri. Selamat berbelanja

Pelanggan Kami

Salam,terima kasih paketnya sudah sampai dengan kondisi baik..Ibu Ami 07 feb MANEMBO-NEMBO --------------------------------------------------------------------------- Alhamdulillah tidak ada halangan,barang sampai dengan selamat dan terimah kasih tempat produknya bagus ..Mbak Anis 27 Aprl JAKARTA --------------------------------------------------------------------------- Ass... Ulun dari kalimantan,sangat berterima kasih,kepada ibu Nur,sebab sudah menemukan produk yang sesuai hati saya,Ibu Dewi santoso 34 feb MARTAPURA --------------------------------------------------------------------------- Salam sejahterah,paket tak ada perkara sampai malaysia,Terima Kasih ibu Nur semoga sukses..Ibu Aminah 26 Mar Malaysia ---------------------------------------------------------------------------

Alamat Kami

Desa:Tahunan No.49 Gg Anjasmara Jl :Jepara Kudus Semarang jawa Tengah indonesia
Sidebar Kiri
Kontak
Cart
Sidebar Kanan